23 Januari 2008

Renungan Sobat UNIEQ


Menyikapi dampak daripada kasus PILKADA di Makasar, membuat kita berpikir panjang. Ada apa di balik kerisuhan tersebut.

Untuk itu kita bantu mbak uNieQ dalam mencari jawaban atas renungan di kamarnya. Kira-kira siapa yang pantas jadi pemimpin, dan seandainya anda jadi Calon Pemimpin terus kalah dalam kompetisi, apa tindakan anda ????
Dibantu..ya, kasihan tuh. Dengar-dengar habis ketipu soal lowongan kerja.... jadi renungannya tambah banyak. Bagi yang sudi ngebantu... ada BONUS dari bidikCOM.
Silahkan ungkapkan uneg-uneg anda di kolom "urek-urek bin komentar".... ntar anda dapat jawaban tentang apa BONUSnya.




6 komentar:

Ani mengatakan...

Yang jelas, siapapun pemimpinnya, mestinya yang bisa membawa aspirasi dan membela rakyat.
Kalah dalam kompetisi? itu kan hal biasa, selalu begitu , ada yang kalah, ada yang menang. Kalau memang proses kompetisinya fair, ya nggak masalah to? Trus berusaha lagi lebih baik utk kompetisi berikutnya.
*nyambung nggak sih?*

uNieQ mengatakan...

Wah Mas Natal beneran TOP deWh.. benar2 ngewujudin mimpi uNieQ jadi objek hehehehe.. mana nyambung lagi dengan permasalahan di makassar saat ini..

Betul kata Mba Ani, siapapun nda masalah asal bisa bawa aspirasi rakyat..

Berdoa semoga permasalahan di Mks cepat berlalu...

Eucalyptus mengatakan...

Abis kebanyakan pemilihan pilkada gak fair sih, ujung2nya duit juga yang maen.... gmn gak ribut klo kaya gt?

dianna mengatakan...

say adah ga percaya ama politikus.lagian ngapain juga ya orang2 sampe rusuh belain orang yang belum tentu membela kita?

Amsterdam - Today mengatakan...

menjadi seorang pemimpin harus bisa merasakan perasaan pemilih-na juga, istilahnya *makan satu piring berdua, kalo bisa berame-rame...ga gampang loh

Tatar_adi mengatakan...

Makasih ya, atas ilmunya...

Posting Komentar

 
Foto saya
Ketidaktahuan anda adalah kepedulianku untuk selalu memberikan informasi, meski hanya sekedar hilangkan rasa ingin tahu saja.