24 Desember 2010

Fungsi PROTECT DOCUMENT pada Microsoft Word 2007

Mengamankan data yang kita miliki dari Copas user lain itu sangat penting, terlebih jika data tersebut bersifat rahasia. Fasilitas yang ada di MS word pada MS Office 2007 atau 2010 memungkinkan kita untuk memberikan pengamanan pada data kita, contohnya dalah memberikan password pada setiap file. Namun jika data yang dimaksud bersifat proposal atau sebuah perencanaan yang memungkinkan untuk dibaca oleh umum atau instansi khusus, maka untuk pemberian password tidak dianjurkan. Sebuah data bersifat proposal atau perencanaan yang bagus tentu mengundang seseorang untuk melakukan Copas, sehingga mereka dapat mengubahnya pada bagian-bagian tertentu yang terkait dengan informasi pribadi dari pihak yang melakukan Copas. Lalu, bagaimana kita mengantisipasi tindakan seperti ini? Solusinya adalah memanfaatkan fungsi "Protect Document" pada Ribbon Review.

Setelah kita menulis sebuah file dengan Microsoft Word 2007, sebelum proses penyimpanan data maka lakukan langkah-langkah sebagai berikut :

1. Klik REVIEW pada toolbar, lalu klik PROTECT DOCUMENT pada jendela ribbon di sebelah kanan, kemudian klik "RESTRICT FORMATTING AND EDITING"



2.   Setelah melakukan klik pada "RESTRICT fORMATTING AND EDITING",  coba perhatikan gambar dibawah ini :



beri centang pada LIMIT FORMATTING TO A SELECTION OF STYLES", kemudian jika kita ingin bagian-bagian yang perlu diseleksi untuk diamankan silahkan klik SETTING sehingga muncul jendela yang saya beri lingkaran besar pada gambar diatas.  Pada tutorial ini, sengaja saya biarkan semua kotak tercentang, sehingga jika kita terlanjur mengeluarkan jendela ini silahkan klik cancel.

3.  Langkah selanjutnya adalah pada  Editing  Restrictions beri centang pada kotak Allow Only This Type Of Editing In The Document.  Kemudian pada Scrollbar pilihlah NO CHANGES (Read Only),  pada Exceptions (optional) biarkan kondisi kotak Everyone (Groups) kosong.

4.  Klik "YES, START ENFORCING PROTECTION" pada Start Enforcement, sehingga muncul jendela seperti dibawah ini :



Silahkan pilih Password yang sesuai selera dan mudah dihafal, kemudian klik OK sehingga muncul jendela seperti gambar disamping ini, pada sebelah kanan data kita. Hilangkan centang pada Highlight the regions I can edit.  Langkah selanjutnya silahkan "SAVE" data yang telah dibuat.  Untuk melihat hasilnya cobalah ubah data anda, maka tidak ada respon terhadap tindakan tersebut.   Agar data dapat kita ubah, klik pada STOP PROTECTION kemudian masukkan password yang telah kita buat.

Dengan langkah ini maka data dapat dibaca orang lain, namun tidak dapat diubah jika seseorang ingin mengubah beberapa bagian dari data tersebut.

20 Desember 2010

Menambah Volume Partisi C pada windows 7

Artikel ini merupakan pengalaman pribadi yang akan membahas bagaimana menambahkan volume pada partisi C yang biasanya berfungsi sebagai system dan tempat program terinstal.  Pada awal format Windows 7 Ultimate, hardisk saya bagi menjadi tiga partisi yaitu  volume label C, D dan E.   Pada partisi C hanya bervolume 30 gb sedangkan sisa dari 320 Gb hard disk yang ada saya bagi menjadi  dua sebagai volume pada partisi D dan partisi E.   Pada awalnya saya tidak menyadari bahwa langkah ini salah, setelah beberapa software penting terinstall akhirnya volume C semakin berkurang sehingga untuk menambahkan beberapa aplikasi lagi jelas tidak mungkin dan hal ini juga berpengaruh pada performance komputer.   Untuk itu saya mencoba menambah volume partisi C yang saya ambil dari  partisi  lain yang saya anggap berlebihan.
Pada artikel sebelumnya, saya pernah menulis tentang bagaimana menggunakan software Paragon Hard Disk Manager 2010 untuk memperbaiki hard disk yang terdeteksi oleh bios namun tidak terdeteksi oleh windows 7.    Pada tutorial ini saya juga memadukan antara fungsi Disk Management  yang ada di Windows 7 dan Paragon Hard Disk Manager 2010.

Langkah awal kita buka Disk management, ada dua langkah yang dipilih dalam membuka Disk management ini.  Dari Control Panel klik  System and security, pada Administrative Tools klik Create and Format hard disk partitions.  Jika dari windows explorer klik kanan pada Icon Monitor yang bertuliskan Computer kemudian klik Manage maka akan muncul jendela Computer Management.  Klik 2 kali pada Storage maka akan muncul Disk Management kemudian klik 2 kali pada disk management, sehingga muncul volume dari hardisk yang kita miliki.

Dari tampilan Disk Management ini kita dapat melihat berapa kapasitas dari partisi yang ada.  Sekarang kita lihat berapa free space dari masing-masing partisi yang ada, terutama partisi C dan partisi yang lainnya sebagai sasaran untuk di Shrink volumenya. Pilihlah partisi selain C yang dianggap dapat di kurangi (Shrink) volumenya guna untuk ditambahkan ke partisi C.  Disini saya memilih partisi E karena volumenya saya anggap terlalu berlebihan.

Dari tampilan gambar yang ada dibawah ini, saya akan melakukan "Shrink Volume" pada partisi Data 2 (E) dengan langkah sebagai berikut : Klik kanan (tergatung pada pengaturan fungsi T-Mouse yang digunakan ) pada partisi Data 2 (E) kemudian klik Shrink Volume sehingga muncul jendela Querying Shrink Space.   Pada jendela Querying Shrink Space kita akan mengetahui  "Total size before shrink in mb (Volume sebelum dikurangi),  Size of available shrink space in mb, (ukuran volume yang disediakan) dan Enter the amount of space to shrink in mb (jumlah  volume yang dibutuhkan)".  Pada langkah ini, saya ingin mengurangi volumenya sebesar 20 gb (20000 mb) maka pada "Enter the amount of space to shrink in mb" saya isi 20000mb sehingga secara automatis volume "Total size after shrink in mb " akan terisi sisa volume dari partisi tersebut.   Kemudian klik "SHRINK".
Perhatikan gambar dibawah ini, setelah saya shrink muncul "Free Space" sebesar 19,53 gb.


Untuk extend volume Free Space sebesar itu ke partisi C secara langsung tidak mungkin dilakukan.  Free Space hanya bisa kita tambahkan (extend volume) pada partisi sumbernya yaitu partisi Data 2 (E). Sehingga apabila kita berniat membatalkan untuk menambah volume pada partisi C, maka klik kanan pada partisi E lalu klik Extend Volume dan ikuti langkah-langkah yang ada pada jendela yang muncul.

Kembali ke niat kita untuk menambahkan volume partisi C, agar Free Space yang ada dapat kita extend ke partisi C maka kita harus install Paragon Hard Disk Manager 2010 ( atau aplikasi disk manager yang lain) pada komputer kita.  Setelah kita buka Paragon Hard Disk Manager 2010, klik "Full Scale Launcher" yang ada di sudut kiri bawah pada tampilan awal software ini.  Kita akan melihat tampilan free space berikut dengan volume yang ada.  Sebaiknya jangan melakukan format partitions pada free space ini agar proses extend volume tidak terganggu, karena saya pernah mencobanya dan tidak berhasil.  Langkah yang diambil adalah klik Wizards kemudian klik "Advanced" lalu klik "Redistribute Free Space"  sehingga muncul jendela seperti dibawah ini :


Pada Choose a volume to expand : klik "C" (lihat gambar diatas )  kemudian klik "Next" akan muncul jendela seperti dibawah ini :



Jangan centang partisi yang ada, mengingat kita tidak melakukan extend volume dari partisi yang disebutkan pada gambar, jadi langsung klik "Next" sehingga muncul jendela seperti dibawah ini :



Pada Select new size, klik tanda panah bawah (lihat gambar) akan muncul slidding arrow silahkan geser hingga penuh sesuai ukuran yang kita kehendaki. Kemudian klik "Next" akan muncul jendela berikutnya, silahkan klik " Finish".

Langkah selanjutnya adalah klik tanda centang yang ada disudut kiri atas sehingga muncul jendela Hard Disk Manger klik "YES", langkah ini menuju pada jendela "Overall Progress" tunggu beberapa menit sehingga muncul perintah untuk "Restart" komputer kita.

Proses restart berjalan hingga muncul proses Paragon Hardisk Manger 2010 menambahkan volume C dari free space yang telah dibuat.  Proses ini membutuhkan waktu yang lama tergantung seberapa besar volume yang kita tambahkan. Setelah proses selesai maka secara automatis komputer akan restart kembali, untuk melihat hasilnya silahkan cek volume partisi C anda, maka volume akan bertambah sesuai dengan yang kita inginkan.

Artikel ini merupakan pengalaman pribadi saya yang sengaja saya tulis guna menambahkan wawasan bagi rekan-rekan blogger sekaligus saya ingin mendapatkan respon sebagai masukan barangkali ada langkah lain yang lebih efektif dari langkah yang telah saya ambil.

16 Desember 2010

Solusi Hard disk : Paragon Hard Disk Manager 2010 Prof

Posting ini merupakan pengalaman pribadi tentang penggunaan Paragon Hard Disk Manager 2010 Prof. Berawal dari hard disk yang lama tidak saya gunakan, saat saya pasang di PC, hard disk tersebut terdeteksi oleh bios namun tidak terbaca oleh windows disaat membuka windows explore. Saat membuka Disk Management pada Computer Management, volume hard disk dinyatakan failed dan berstatus Simple Volume. Dengan sistem coba-coba saya melakukan langkah sebagai berikut :

1. Klik kanan pada Disk yang dinyatakan failed, kemudian klik pada Convert to Basic disk.

2. Kemudian saya buka Paragon Hard Disk Manager 2010 Prof. Pada tampilan awal dari Paragon Hard Disk Manager 2010 Prof bisa dilihat pada gambar dibawah ini :



Untuk melihat tampilan dari berapa hard disk yang terdeteksi, klik pada Full scale launcher yang ada di pojok kiri bawah sehingga tampilan akan menjadi seperti dibawah ini ( gambar dibawah ini saya ambil setelah proses perbaikan hard disk).


3. Langkah coba-coba saya selanjutnya, klik kanan pada disk yang telah kita ubah menjadi type Basic kemudian klik Format Partition. Pada " Please select new file system" saya pilih NTFS, pada "Please enter new volume label" saya isi Cadangan. kemudian klik format. Agar proses berjalan klik tanda centang pada sudut kiri atas, tunggu beberapa menit hingga proses selesai.

4. Untuk melihat hasilnya, saya buka lagi Windows Explore dan disitu nampak hard disk yang sebelumnya tidak terdeteksi kini sudah muncul.

5. Kemudian saya buka lagi Disk Management pada Computer Management, disitu masih tampak volume partisi hardik yang terbagi berstatus failed dan simple volume. Saya klik kanan pada tiap bagian partisi kemudian klik delete volume.

Langkah-langkah diatas menghasilkan volume hard disk secara utuh, sehingga yang semula terbagi menjadi dua partisi dan berisi data, akan hilang sehingga backup data perlu dilakukan sebelum langkah-langkah diatas dikerjakan.

Hard Disk Manager Profesional 2010 Prof adalah serangkaian tools canggih terintegrasi yang dirancang khusus untuk menangani sebagian besar masalah yang dihadapi saat menggunakan PC Windows.

Paragon Hard Disk Manager 2010 Prof menawarkan pencitraan disk, manajemen dan mengubah ukuran partisi, boot dan memperbaiki konfigurasi, penghapusan secara aman dan bahkan cadangan on-demand . Untuk Kloning disk tidak begitu susah, untuk disk imaging kita mendapatkan banyak pilihan seperti enkripsi, membelah file, dan filter untuk menyertakan dan mengecualikan file tertentu. Pada versi ini, ada juga dukungan untuk “hot processing”, baik menggunakan Microsoft Volume Shadow Copy Service atau teknologi Paragon itu sendiri, sehingga kita mendapat gambaran drive yang digunakan.

Dan yang terpenting, ketika memulihkan image, partisi dan drive dapat diubah ukurannya dengan cepat sesuai tujuan - fitur yang biasanya hilang dari "freeware imaging software".
 
Foto saya
Ketidaktahuan anda adalah kepedulianku untuk selalu memberikan informasi, meski hanya sekedar hilangkan rasa ingin tahu saja.